Anggota DPRD Kota Cilegon Soroti Permasalahan Sampah

Cilegon, BantenPlus.co.id - Permasalahan sampah di Kota Cilegon menjadi sorotan anggota DPRD Kota Cilegon Rahmatulloh yang juga sebagi ketua DPC Partai Demokrat. Dirinya meminta agar dinas terkait dapat bekerja lebih maksimal lantaran sejauh ini sering ditemukan sampah menumpuk di beberapa titik di Kota Cilegon.

“Menumpuknya sampah di Pasar Kranggot jadi perhatian saya. Karena saya sudah sering sidak kesana dan  masih tetap belum ada perubahan. Harusnya petugas harus melihat itu jangan membiarkan sampah menumpuk. Jenis sampah basah selain bau kalau dibiarkan juga bisa menjadi penyakit bagi lingkungan,” ujar Rahmatulloh, Kamis (1/11/2018).

Ia mengaku bahwa dirinya mengetahui persoalan tersebut dari banyaknya keluhan masyarakat. "Masyarakat menelepon saya dan mereka juga memposting foto menumpuknya sampah di Pasar Kranggot di medsos karena tak diangkut oleh petugas. Melihat hal itu, jadi pepertanyaa Kemana petugasnya, kenapa sampah itu menumpuk dan tak diangkut," imbuhnya.

Ketua DPC partai Demokrat Kota Cilegon ini juga menyampaikan bahwa masyarakat harus paham aturan tentang bagaimana membuang sampah. "Jangan buang sampah disembarang tempat. Karna tempat sampah juga sudah ada. Jika sebagian besar masyarakat prilakunya seperti ini juga tak baik. Akibatnya sampah menumpuk sehingga akan menyebabkan banjir juga mejelang musim penghujan," terangnya.

Informasi yang dihimpun, pada Selasa (30/10) kemarin hujan  mengguyur sebagian besar wilayah Kota Cilegon, menyebabkan tumpukan sampah di sungai atau saluran drainase Pasar Kranggot menumpuk akibat terbawa aliran air hujan. 

Tumpukan sampah yang didominasi oleh limbah pasar dan sampah rumah tangga tersebut, berpotensi menyebabkan banjir di kawasan sekitar. Sehingga hal tersebut dikhawatirkan oleh warga setempat yang biasa beraktivitas di pasapasa

"lya ini sampahnya numpuk kebawa air hujan tadi. Kalau dibiarkan bisa banjir Iagi, kalau bisa secepatnya dikeruk sampahnya," kata salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Sementara, Kepala Unit Penge|ola Teknik (UPT) Pasar Kranggot, Muhibin ketika dikonflrmasi melalui telepon sselulerny mengaku tanggap untuk mengantisipasi terjadinya banjir. 

“ lya tadi langsung kita cek ke lokasi sungai melihat tumpukan sampah itu, langsung kita kerahkan tim keamanan dan petugas kebersihan pasar, kita ambil secara manual dan kita angkut dengan 6 Cator," katanya. 

Selain itu, karena banyaknya volume sampah yang ada di sungai dan kurang memungkinkan untuk dibersihkan secara manual, UPT Pasar Kranggot berkoordinasi dengan Dinas terkait dan pihak pemerintah kelurahan setempat. 

" Saat di lokasi saya Iangsung telepon pak lurah dan orang Dinas Perindustrian dan Perdagangan, alhamdulillah tadi datang ikut meninjau ke lokasi. Solusinya tadi pihak Dinas Perdagangan mene|epon Dinas PU. Dan PU janjinya malam ini akan Iangsung menurunkan alat berat untuk mengangkut sampah itu," terangnya. 

"Ya semoga dengan kita berupaya tanggap begini tidak sampai terjadi banjir Iagi," pungkasnya.(Wan/red).


    Berita Terkait