Dinkes Pandeglang Siap Mewujudkan Eliminasi Malaria di Kabupaten Pandeglang Tahun 2021

Bantenplus.co.id - Pandeglang merupakan salah satu Kabupaten yang belum mendapat sertifikat eliminasi malaria, sampai dengan tahun 2018 masih ditemukan kasus malaria sebanyak 13 kasus, 6 diantaranya kasus lokal dan 7 kasus impor.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Hj.Raden Dewi Setiani, Amd.Keb,S.Sos mengatakan, untuk mewujudkan Pandeglang eliminasi malaria maka selama 3 tahun berturut-turut tidak boleh ada kasus malaria lokal.

" Dimana pada tahun 2018 lalu kasus lokal yang ada di Kabupaten Pandeglang berasal dari Kecamatan. Sumur. Untuk mewujudkan Pandeglang eliminasi malaria maka selama 3 tahun kedepan Dinkes akan terus menekan agar tidak terjadi kasus malaria lokal,"ungkap Kadinkes kepada wartawan Bantenplus, Senin (06/05/19).

Lebih lanjut Dewi menuturkan, dalam rangka percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Pandeglang, maka Dinas kesehatan Kabupaten Pandeglang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Kemenkes RI dan WHO telah melakukan berbagai kegiatan untuk menekan angka kesakitan malaria dan diharapkan mulai tahun 2019 tidak ditemukan kasus lokal, sehingga 2021 Kabupaten Pandeglang mendapatkan sertifikat eliminasi malaria.

" Untuk menekan angka kesakitan malaria dan diharapkan mulai tahun 2019 tidak ditemukan kasus lokal, maka kami Dinas Kesehatan telah melakukan tiga kegiatan diantaranya. Penguatan Pengendalian Malaria di Daerah Endemis Malaria tingkat Kecamatan di Kecamatan Sumur, Survei Darah Masal Malaria yang berlokasi di Kampung. Legon Pakis, Kampung. Peuteuy dan Kampung. Taman Jaya Girang, Desa. Ujung Jaya, Kecamatan, dan Pembekalan Pengendalian Malaria Pada Kader di Daerah Endemis Malaria di Desa Ujung Jaya Kecamatan Sumur, mudah - mudahan dengan terselenggaranya kegiatan - kegiatan tersebut bisa mewujudkan Eliminasi Malaria di Kabupaten Pandeglang pada Tahun 2021,"harapnya. (ADV/Dinkes Pandeglang)


    Berita Terkait