IPSI Ancab Purwakarta: Tidak Ada Lagi Surat ke 3, Yang Ada Mosi Tidak Percaya


CILEGON - Permasalahan yang ada di tubuh IPSI Ancab kecamatan Purwakarta, sampai saat ini masih belum terselesaikan, dan berakibat tidak di akuinya pelaksan tugas (Plt) IPSI Ancab kecamatan Purwakarta pilihan IPSI kota, oleh seluruh jajaran pengurus IPSI Ancab Purwakarta & Juga peguron yg ada diKecamatan Purwakarta.

Terbitnya surat pemberhentian dari IPSI Kota untuk sdr, Jaenal Abidin selaku ketua Ancab kec. purwakarta, bermula dari di selenggarakannya seminar beberapa waktu lalu yang di gelar di aula kecamatan purwakarta, begitu penuturan Zaenal Arifin selaku sekjen IPSI Ancab kecamatan purwakarta.

" Kami melakukan seminar dengan tujuan mencerdaskan dan memberikan wawasan budaya kepada seluruh padepokan, setelah itulah terbit surat pemberhentian untuk ketua kami yaitu sdr, Jaenal Abidin karena seminar tersebut di anggap sebagai bentuk kampanye. Yang sangat disayangkan surat pemberhentian tersebut tanpa adanya pemanggilan terlebih dahulu kpd sdr jaenal abidin utk klarifikasi." Ucap Zaenal kepada wartawan minggu (3/3/19) di Krakatau Junction.

Zaenal arifin juga menambahkan, Ancab purwakarta telah melayangkan surat klarifikasi kedua atas pemberhentian ketua Ancab oleh IPSI Kota,

" Sampai dua kali di layangkan surat klarifikasi pemberhentian ketua IPSI Ancab, tetapi tidak ada jawaban, malah di jawab dengan mengangkat Plt, (Pelaksana tugas) IPSI Ancab oleh IPSI Kota itupun tanpa koordinasi dgn pengurus IPSI Ancab purwakarta yg sah itu berarti IPSI kota sdh intervensi terhadap kewenangan & tanggung jawab kepengurusan ancab purwakarta, sebelum kami melayangkan surat penolakan IPSI Kota sdh melakukan Musancablub tanpa koordinasi dgn pengurus Ancab purwakarta dgn tujuan utk memuluskan pengganti sdr jenal abidin selaku ketua yg sah dipilih oleh peguron dan kami jajaran pengurus serta peguron yg hadir menolak musancablub tersebut, dari situ harusnya IPSI kota melihat ada yg salah dgn surat pemberhentian sdr jaenal abidin krn semuanya sepakat pengurus dan peguron tetap mendukung sdr jaenal selaku ketua Ancab.Tuntutan kami cuma mencabut Sk Pemberhentian & mengaktifkan kembali sdr Jaenal Abidin selaku ketua IPSI Ancab Purwakarta, Memperbaiki nama baik sdr Jaenal Abidin dan tidak adanya pengangkatan kembali ketua ancab sampai dgn masa periode selesai, kami sdh melayangkan 2 surat penolakan pemberhentian sdr jenal Abidin selaku ketua Ipsi Ancab Purwakarta, maka tidak ada lagi surat ke 3 dari IPSI Ancab Purwakarta, yang ada adalah Mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan IPSI Kota Cilegon, Muharman Kotto." Tutupnya.

Sementara itu Hendra Supriyadi selaku bidang advokasi ancab purwakarta mengatakan pimpinan IPSI kota cilegon semestinya lebih banyak lagi belajar tentang organisasi,

" Supaya biar mengenal lebih tinggi dan lebih dalam lagi kaitan tentang Organisasi.

Fungsi dari IPSI itu sebetulnya apa?.. fungsi IPSI yang seharusnya adalah membina dan mengembangkan atlit silat di bidang prestasi, sangat Jelas berbeda dengan budaya.

yang seharusnya Tugas dan Fungsi IPSI adalah Membina dan Mengembangkan Budaya Persilatan yang ada di kota Cilegon, di kota cilegon itu ada TTKKDH, ada Terumbu dan ada Bandrong, Nah seharusnya juga bagaimana mempersatukan dan mencari bibit, bobot dari budaya pesilat pesilat Lokal Sendiri. jangan mendoktrin padepokan yang ada di kota Cilegon.Selama ini IPSI Kota Cilegon belum pernah melakukan pembinaan terhadap padepokan - padepokan yang ada di kota cilegon." Apalagi Silat Tradisional Bandrong,TTKKDH ataupun Terumbu.Yang Jelas asli Persilatan Budaya Banten."Tutupnya.

Selanjutnya, Ketua IPSI kota cilegon Muharman Kotto saat di mintai tanggapan melalui pesan singkat whatsappnya terkait permasalahan tersebut, belum dapat memberikan jawaban. (Wan/red).



    Berita Terkait