Mahasiswa Tempel Bendera Kuning Di KPU Kota Serang

SERANG - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Serang gelar aksi unjuk rasa memperingati 21 tahun reformasi dengan membawa bendera kuning.

Dalam aksinya, KAMMI mengkritik kondisi Indonesia Pasca Reformasi yang tak kunjung membaik hingga saat ini. Menurut mereka, Indonesia sudah harus terbiasa dengan kebebasan mengemukakan pendapat serta demokrasi yang baik.

Semula massa aksi melakukan aksi didepan kampus 1 UIN "SMH" Banten, setelah berorasi, massa kemudian bergerak menuju kantor KPU Kota Serang dengan membawa bendera kuning.

Koordinator aksi Asep Zainun Noval mengatakan, bahwa kepemimpinan di Indonesia sudah silih berganti, tetapi menurutnya, perubahan tetap tidak berubah seperti biasanya. Bahkan, lanjutnya, tidak ada jeda rakyat menggelengkan kepala melihat kemandekan tersebut. Selasa (21/5).

"Momentum 21 tahun reformasi ini seharusnya merupakan momentum yang baik dalam hal demokrasi dan kebebasan mengemukakan pendapat, namun yang terjadi justru kebalikannya," ungkapnya.

Selain itu, Asep mengatakan bahwa tragedi kematian ratusan petugas KPPS selama proses demokrasi berlangsung merupakan suatu hal yang sangat mengejutkan dan menjadi bukti bahwa kondisi demokrasi di Indonesia ini belum cukup baik.

"Ombudsman mencatat ada 608 orang meninggal dengan rinciannta yaitu 486 petugas KPPS, 97 Bawaslu dan 25 anggota Polisi. Tentu ini menjadi sebuah potret kelam hajat demokrasi Indonesia," ungkapnya.

Menurut Asep, dari banyak meninggalnya petugas KPPS dalam pemilu tahun 2019 lebih banyak dibandingkan dengan meninggalnya tragedi Bom Bali I dan II.

"Bahkan angka tersebut melebihi angka jumlah korban pada Tragedi Bom Bali I dan II (2002 dan 2005). Juga melebihi korban bencana alam Tsunami Selat Sunda," katanya.

Ia pun meminta kepada seluruh pihak yang terkait untuk dapat melakukan evaluasi besar-besaran terhadap sistem Pemilu yang hari ini menimbulkan banyak korban.

"Pemilu serentak ini harus menjadi bahan evaluasi kedepan agar pesta demokrasi di negara kita menjadi pestanya rakyat, seluruh elemen ikut senang dan bahagia, tidak ketakutan dan mencekam," tegasnya

Dalam pantauan BantenPlus, massa aksi juga menempelkan bendera kuning dan banner bertuliskan "Potret Kelam Pemilu 2019" didepan gerbang KPU Kota Serang. (Nahrul/red)


Berita Terkait