Menanggulangi Tingkat Abrasi, IKPP Serang Tanam 20 Ribu Bibit Mangrove

SERANG - Sebanyak 20.000 bibit mangrove berhasil ditanam oleh masyarakat dan personil dari Tim Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Serang Mill pada Rabu, 11 Desember 2019 lalu.

Penanaman Mangrove tersebut Bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Riung Hijau, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang dan Pemerintah Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa.

Penanaman dilakukan secara langsung di dua pulau yang berada pada daerah pesisir pantai utara, yakni pulau Tinil dan pulau Linsung, yang mana keduanya merupakan daratan baru bentukan dari endapan sungai Ciujung.

Mengusung tema “Menanam Harapan, Demi Selamatkan Lingkungan”. Aksi cinta lingkungan ini berlangsung sebagai bentuk upaya dalam meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kualitas kehidupan vegetasi di kawasan pesisir.

“Kami berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan kolaborasi dari CSR PT. Indah Kiat Serang, Riung Hijau dan dukungan dari pihak Desa Tengkurak dalam penanaman mangrove ini," ujar Susanti Diani sebagai perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang Serang. Senin (29/12/2019).

Aksi ini, lanjut dia, tentunya sangat memberikan dampak baik dalam meningkatkan indeks kualitas lingkungan hidup serta membantu dalam menanggulangi tingkat abrasi yang sangat tinggi, khususnya di daerah Pontang, Tirtayasa dan Tanara.

"Kedepannya, kami mengharapkan kegiatan ini tetap berkelanjutan untuk anak cucu kita dan dapat memanfaatkan hasil tanaman mangrove ini”, tuturnya.

Sementara itu, Humas PT. IKPP Serang, Dani Kusuma menjelaskan, bahwa penanaman mangrove ini bukan kali pertama dilakukan oleh PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Serang Mill. Sejak tahun 2010, PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Serang Mill terhitung sudah menanam kurang lebih 120.000 bibit pohon mangrove di sekitar pantai utara di Kabupaten Serang.

"Tentunya kegiatan ini didukung oleh masyarakat sekitar, dimana titik lokasi bantuan merupakan hasil rekomendasi dari masyarakat sekitar sehingga penanaman bibit mangrove ini terletak di lokasi yang tepat yang menjadi lahan abrasi. Hal ini menjadi bentuk nyata dari komitmen Perusahaan dalam menciptakan kestabilan ekosistem lingkungan yang berkelanjutan," jelasnya.

Dikatakan Dani, Tidak hanya membantu dalam pelestarian lingkungan, PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Serang Mill juga berharap, pertumbuhan mangrove ini dapat dikelola masyarakat menjadi tempat wisata baru dan mampu mambantu perekonomian masyarakat sekitar, seperti Hutan Mangrove hasil kelola dari PT. Indah Kiat Pulp & Paper Serang Mill yang berlokasi di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa.(Aden)


    Berita Terkait