BPN Pandeglang Lantik PPAT Dan PPATS

BPN Pandeglang Lantik PPAT Dan PPATS (Ilustrasi: Banten Plus) (foto: BPN Pandeglang Lantik PPAT Dan PPATS)

PANDEGLANG, - Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kabupaten dan Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) dilantik oleh Kepala Kantor Badan Pertanahan (BPN) Kabupaten Pandeglang Teguh Wiyana, Senin (2/7/2018).

Pelantikan tersebut sesuai Keputusan Menteri Agraria nomor: 161/KEP-400.20.3/IV/2018 11 April 2018 Tentang Penunjukan Didaerah Kerja Sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Dan Keputusan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Banten nomor : 80/KEP-36.10/V/ 16 Mei 2018 tentang Penunjukan  Camat Sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Kepala Kantor Badan Pertanahan (BPN) Kabupaten Pandeglang Teguh Wiyana. Untuk PPAT Kabupaten Pandeglang yaitu Bastian Hadyanto (PPAT) , sedangkan PPATS yaitu Mujani Nur Ependi Camat Picung, Subro Mulisi Camat Sobang, Atep Purnama Camat Mandalawangi, Holil Mz Camat Angsana, H. Kosasih Camat Cigeulis, Basyar Camat Cadasari, Atang Suhana Camat Patia, Suntama Camat Carita, E Yuswoto Camat Menes.

Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Tanto Warsono Arban yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, pelantikan kali ini merupakan angkatan terakhir yang dilantik dari 35 Kecamatan. Dirinya atas nama Pemerintah Daerah mengucapan selamat baik kepada PPAT maupun PPATS. "Saya harap sodara dapat melaksanakan tugas dengan baik. Ada dua kewajiban tugas baik sebagai Camat maupun PPATS. Saya harapkan anda bekerja sesuai sifat Rosul Sidiq, Amanah, Tabligh, dan Fatonah," kata Tanto pada acara pelantikan.

Menurutnya, dalam peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat, PPATS harus maksimal dalam melaksanakan tugasnya. Kata Tanto,  sebuah jabatan itu dari mulai tertinggi hingga terendah tentu tidak mudah dalam melaksanakannya. "Kita harus dapat mewujudkan  nawacita Bapak Persiden yaitu setiap jengkal tanah harus tercatat dan diketahui siapa pemiliknya. Jangan sampai persoalan tanah ini jadi masalah dikemudian hari," ungkapnya.

Tanto juga berharap, PPAT dan PPATS dapat mensukseskan program Pendataan Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Kata Tanto, Pandeglang tahun ini mendapat jatah kurang lebih 50 ribu hektar. "Walaupun PPATS yang dilantik saat ini tidak masuk kedalam kuota itu, harus tetap mensukseskan sehingga jika nanti mendapatkan jatah bisa dengan mudah menyelesaikannya," harapnya.

Sementara itu, Kepala BPN Pandeglang Teguh Wiyanto mengatakan, pelantikan PPATS yang saat ini memang merupakan yang terakhir dari  35 Kecamatan. Kata dia, selebihnya sudah dilantik lebih dulu sebagai pejabat pembuat akta tanah sementara. "Sebelum ada PPAT yang definitif secara defakto kepala wilayah lah yang bertanggung jawab yaitu Camat, dan tugasnya sama seperti PPAT," katanya.

Dirinya menambahkan, jumlah PPAT di Pandeglang sendiri kurang lebih sebanyak 30 orang. "Kemungkinan kedepan akan terus bertambah tergantung dari keputusan Kementerian Agraria," pungkasnya.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Tulis Komentar Dengan Bijak Sesuai dengan ToS