Diduga Korban Bius, Seorang Warga asal Lampung Ditemukan Terlantar di Merak

Diduga Korban Bius, Seorang Warga asal Lampung Ditemukan Terlantar di Merak (Ilustrasi: Banten Plus) (foto: Petugas sebelum mengevakuasi warga Lampung yang telantar di Merak)

bantenplus.co.id - CILEGON – Seorang warga asal Desa Suko Rahayu, Labuan Maringgai, Lampung Timur ditemukan dalam keadaan terlantar di Terminal Terpadu Merak (TTM) Kota Cilegon. Hendak menuju Pulau Sumatera, namun ia tidak mengantongi sepeser uang pun.

Diduga, bekal uang ia untuk diperjalanan terkuras karena menjadi korban tindak kejahatan dengan cara bius sebelum ia sampai di Kota Cilegon. Sesampai di Cilegon ia sempat menjalani perawatan di Puskesmas Pulomerak setelah dibawa oleh petugas TTM karena warga yang diketahui bernama Amir Jaya itu terkulai lemas. 

Informasi yang berhasil dihimpun, Amir sudah dua hari terlantar di Terminal Merak sejak Minggu 11 Februari 2018. Kemudin ia ditemui oleh petugas dalam keadaan sakit. Petugas yang dipimpin Kepala Terminal Terpadu Merak Sugiyo Fattah pun langsung menghubungi Polsek Pulomerak untuk mengevakuasi dan membawa Amir ke Puskesmas terdekat karena mengalami muntaber.

Senin, (12/2) kondisi kesehatan Amir mulai membaik dan dinyatakan telah dapat meneruskan perjalananya ke Lampung. Tapi sayangnya Amir belum dapat menjelaskan secara rinci peristiwa yang menimpanya.

Jam 12.00 Wib Amir diserahkan oleh petugas TTM ke petugas SAR PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak untuk dibantu disebrangkan ke Bakauheuni. Hal ini juga dibenarkan Kepala SAR ASDP Merak Radmiadi.

“Jadi untuk menyebrangkan pak Amir,  kami minta bantuan kepada kru KMP BSP 1. Karena pak Amir ini, infonya uangnya gak ada dan HP nya juga gak ada. Kalau sekilas kami dengar penuturan kronologi penemuan pak Amir oleh pak Kater Merak ini, mungkin korban bius saat menuju ke Terminal,” ucapnya.





(radarbanten)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Tulis Komentar Dengan Bijak Sesuai dengan ToS