Pengrusakan Polsek Bayah, Polda Banten Tetapkan Tiga Tersangka

Pengrusakan Polsek Bayah, Polda Banten Tetapkan Tiga Tersangka (Ilustrasi: Banten Plus) (foto: Pengrusakan Polsek Bayah, Polda Banten Tetapkan Tiga Tersangka)

SERANG - Kejadian Pengrusakan Mapolsek Bayah pada tanggal 12 mei 2018, Kepolisian Polda Banten berhasil menangkap 3 (tiga) tersangka penculikan dan perampokan terhadap pengusaha benur asal Bayah, Kabupaten Lebak.

Kapolda Banten, Brigjen Pol Listiyo Sigit Prabowo mengatakan, pengrusakan tersebut dipicu dari adanya penangkapan terhadap nelayan pengepul benur yang dilakukan oleh oknum yang mengaku sebagai anggota Polsek Bayah.

"Kemudian Polsek menjelaskan bahwa tidak ada penangkapan, tapi masyarakat tidak percaya dan marah akhirnya terjadi ketegangan dan terjadilah pengrusakan dan juga pembakaran kendaraan-kendaraan dinas yang ada di Mapolsek," kata Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit saat Press Release di Mapolda Banten, Rabu (16/05/2018).

Kapolda menjelaskan, lantaran masyarakat tidak percaya, pihaknya menunjukkan seluruh personel Polsek Bayah kepada nelayan untuk mengidentifikasi pelaku, namun dari pemeriksaan itu, nelayan tidak menemukan oknum yang mengaku sebagai anggota Polri.

"Kami melakukan pendalaman dan akhirnya kami mendapatkan titik terang dari lapangan dan kami mendapatkan nama-nama pelaku, kemudian kami lakukan penangkapan," terangnya.

Dari 5 (lima) tersangka, pihaknya baru mengamankan 3 (tiga) orang yang terbukti melakukan penyamaran sebagai anggota Polsek Bayah dengan inisial H, T dan S.

"Pertama kita tangkap H di rumahnya dan didapati mobil Xenia sesuai ciri-ciri yang disampaikan korban, setelah itu T dan ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri, selanjutnya S, dari pelaku ada yang sehari-harinya merupakan salah satu anggota LSM," tuturnya.

"Uang Tunai sebesar Rp23,5 juta milik korban dan kurang lebih 6.000 benur dirampas oleh tersangka. Setelah membawa korban keliling lokasi kejadian, korban akhirnya diturunkan di jalan sepi," tambahnya.

Selain itu,  pihaknya berhasil mengamankan 16 orang yang terindikasi telah melakukan pengrusakan terhadap salah satu Markas Polisi tersebut.

"Untuk kasus pengrusakan, kita berhasil mengamankan 16 orang tapi tiga orang kita kembalikan karena tidak terbukti. Dari 13 orang itu, tiga orang pelaku pembakaran dan pengrusakan mobil dinas dan 10 orang pelaku pengrusakan Mapolsek Bayah dengan menggunakan batu dan kayu," paparnya.

Akibat perbuatannya ketiga orang tersangka diancam dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dan Pasal 328 KUHP tentang Penculikan. Sementara untuk kasus pengrusakan, para tersangka dikenakan 170 KUHP, Pasal 187 KUHP dan pasal 160 KUHP. (Aden/red)

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Tulis Komentar Dengan Bijak Sesuai dengan ToS